Cara Merawat Tanaman Kuping Gajah

Tanaman kuping gajah memiliki daun berwarna hijau tua. Selain itu, lho, tanaman hias yang satu ini memiliki manfaat yang luar biasa.

Kuping gajah atau anthurium dalam nama latinnya merupakan tanaman hias yang termasuk dalam famili Araceae.

Umumnya daun kuping gajah berwarna hijau tua, dan tulang daun berwarna putih kehijauan.

Tanaman kuping gajah bisa tumbuh hingga panjang 20-40 cm dan lebar 15-38 cm.

Berikut ciri-ciri tanaman kuping gajah, antara lain:

 

Ciri-Ciri Tanaman Telinga Gajah

 

memiliki batang tegak

Daunnya tunggal, tangkai daun, duduk di roset akar,

Panjangnya mencapai 25-30 cm,

Lebar daun 15-20 cm,

Daunnya berwarna hijau dan berbentuk lonjong,

Tulang daunnya berbulu dan berwarna putih,

Dengan bentuk bunga jamak, kelopak bulat, ujung batang hermaprodit,

memiliki mahkota kuning

memiliki rimpang, dan

Telinga gajah tidak dapat bertahan hidup di bawah terik matahari.

 

5 Cara Merawat Tanaman Telinga Gajah

 

1. Jauhkan dari sinar matahari langsung

Tempat terbaik untuk menanam tanaman kuping gajah adalah di tempat yang teduh atau tidak terkena sinar matahari langsung.

Hal ini dikarenakan daun kuping gajah mudah terbakar.

Kelembaban harus dijaga untuk tanaman kuping gajah setiap saat.

Juga jangan menyimpan tanaman ini di ruangan dengan AC atau kipas angin.

Kedua hal ini benar-benar mengeringkan udara.

Letakkan telinga gajah di ruangan yang berventilasi.

 

2. Gunakan media tanah yang bergizi dan higienis

Sebelum menanam, pastikan media tanah bebas dari bakteri atau jamur.

Anda bisa memulainya dengan menyiram tanah dengan air panas

Anda bisa mencoba komposisi media tanah untuk tanaman kuping gajah di rumah, yaitu…

Campurkan satu bagian kompos dengan satu bagian pasir dan satu bagian tanah kebun.

Rasionya adalah 1:1:1.

Di atasnya Anda bisa menambahkan bubuk kulit kayu halus, kotoran drum, humus dan arang tempurung.

Pilih saja!

 

3. Selalu bersihkan debu dari telinga gajah

Tanaman kuping gajah memiliki daun yang besar.

Hal ini membuat debu atau kotoran semakin besar.

Untuk itu, Anda harus rajin membersihkan permukaan daunnya.

Caranya adalah dengan menyemprotkan daun tersebut dengan air dan mengeringkannya dengan kain steril.

 

4. Siram tanaman Anda secara teratur

Tanaman kuping gajah membutuhkan air untuk menjaga kelembapan tanah.

Anda tidak dapat menggenangi air di atas tanah.

Sebab, bisa menjadi sarang jamur dan bakteri, sehingga menghambat proses reproduksi.

Anda hanya perlu menyiramnya sekali sehari.

Artinya, sebelum pukul 10.00 atau 17.00 WIB.

Gunakan semprotan air yang ditujukan ke media tanam dan sedikit diarahkan ke daun.

 

Baca Juga how to make st augustine grass thicker

 

5. Berikan nutrisi yang cukup

Tidak hanya air, tanaman ini juga membutuhkan nutrisi melalui pupuk.

Gunakan pupuk NPK dengan kandungan N yang lebih tinggi.

Caranya adalah dengan menyemprotkan pupuk atau benih pada media tanam.

Lakukan hingga dua minggu, ya!

 

Manfaat Tanaman Telinga Gajah

Tahukah Anda, daun kuping gajah memiliki banyak manfaat tersembunyi selain fungsi hiasnya.

Tanaman kuping gajah memiliki manfaat tersembunyi bagi kesehatan manusia.

Hal ini disebabkan berbagai zat yang terkandung di dalam batang dan daunnya.

Seperti saponin, flavonoid dan tanin, yang memiliki sifat anti inflamasi dan antibakteri.

Berikut adalah beberapa manfaat tersembunyi dari tanaman kuping gajah.

Dapat menyembuhkan sakit mulut dan tenggorokan,

Mempercepat penuaan bisul,

menghilangkan stres, mengatasi penyakit ginjal dan diabetes,

bisa jadi cara penenang

Pencegahan infeksi yang disebabkan oleh kuman dan bakteri, dan

Penyakit kulit lainnya bisa diperbaiki.

Anda bisa membuat campuran sederhana dengan olahan kuping gajah.

Caranya, sediakan beberapa lembar daun telinga gajah yang sudah dicuci bersih.

Kemudian masak dalam 1 gelas air dengan api sedang selama 15+ menit.

Setelah itu, setelah dingin, saring air rebusan daun kuping gajah dan minum setelah digunakan.

 

Sumber Berita Lainya https://marylandlawnandgarden.com/