Penawaran : Pengertian, Bunyi Hukumnya, Dan Jenis – Jenisnya

Bank Sentral Eropa Tetapkan Target Inflasi Sebesar 2 Persen Halaman all -  Kompas.com

Hukum penawaran memiliki peran penting dalam roda perekonomian. Menurut ilmu ekonomi, hukum penawaran merupakan salah satu faktor utama penentu harga pasar. Dalam prakteknya, hukum penawaran dan permintaan memang saling mempengaruhi satu sama lain sekaligus memiliki keterkaitan yang erat dengan interaksi antara penjual dan pembeli.

Apakah kamu sudah tahu apa itu penawaran? Yuk cari tahu dengan menyimak penjelasan berikut ini !

  1. Apa Itu Penawaran?

Pengertian penawaran adalah sejumlah barang yang disediakan oleh produsen pada tingkat harga tertentu dalam suatu periode. Kamu membutuhkan sebuah asumsi, yakni ceteris paribus untuk membangun pengertian penawaran.

Ceteris paribus sendiri merupakan sebuah asumsi dimana kamu harus menganggap semua faktor yang bisa mempengaruhi penawaran suatu barang maupun jasa tidak ada. Penggunaan asumsi tersebut memang dibutuhkan agar kamu bisa lebih mudah mendapatkan perkiraan.

Contohnya, kamu bisa memperkirakan apa itu penawaran dan bagaimana terbentuknya penawaran suatu barang tanpa perlu mempertimbangkan faktor harga barang lain serta situasi ekonomi di suatu negara.

  1. Bunyi Hukum Penawaran

Setelah mengetahui pengertian penawaran, kamu juga harus mengetahui apa itu hukum penawaran.

Pengertian hukum penawaran adalah aturan utama dalam suatu penawaran dengan mempertimbangkan faktor – faktor yang mempengaruhi produsen saat menawarkan barang maupun jasa kepada konsumen.

Adapun bunyi hukum penawaran adalah sebagai berikut :

“Jika harga naik, penawaran meningkat, sehingga jika harga turun, penawaran juga akan turun.”

Kenapa saat harga mengalami peningkatan, maka penawaran juga ikut naik? Bukankah konsumen tidak menyukai harga yang tinggi?

Perlu catat bahwa hukum penawaran merupakan cara kerja produsen dalam menyediakan produk. Tujuan produsen menawarkan produknya dengan harga lebih tinggi adalah agar lebih mudah mendapatkan laba. Karena itu, harga yang meningkat menjadi angin segar bagi produsen.

  1. Jenis – Jenis Penawaran

Penawaran dibedakan menjadi beberapa jenis diantaranya yaitu :

  • Penawaran Marginal

Terjadinya penawaran marginal adalah saat produsen memilih untuk menawarkan produknya dengan harga yang sesuai atau berlaku di pasar. Saat melakukan penawaran marginal, bukan berarti produsen tidak akan mendapatkan laba. Produsen akan tetap mendapatkannya, meski memang hasilnya tidak setinggi laba yang didapatkan produsen dengan tipe penawaran lainnya seperti penawaran sub marginal dan penawaran super marginal.

  • Penawaran Sub Marginal

Sesuai namanya, penawaran sub marginal berasal dari produsen yang menawarkan produknya dengan harga dibawah pasar. Terjadinya penawaran sub marginal ini saat produsen mendapatkan harga grosir yang lebih murah atau memang ia ingin mendapatka laba yang lebih sedikit.

  • Penawaran Super Marginal

Sementara penawaran super marginal terjadi saat produsen memiliki kuasa untuk menawarkan produknya dengan harga diatas pasar. Saat produsen menawarkan suatu produk dengan harga yang lebih mahal dibandingkan harga pasar, belum tentu konsumen bersedia membeli produk tersebut.

Namun produsen yang melakukan penawaran super marginal biasanya memiliki posisi tawar yang tinggi seperti misalnya ia memiliki stok terakhir barang atau menjadi produsen satu – satunya yang menawarkan barang dengan permintaan tinggi di suatu daerah.

Sekarang kamu sudah tahu kan apa itu penawaran, bagaimana bunyi hukumnya, dan apa saja jenis – jenisnya? Hukum penawaran ini tentu tidak bisa lepas dari jalannya proses suatu bisnis. Artinya, jika mampu mengelola seluruhnya dengan baik, maka bukan tidak mungkin bisnis yang kamu tekuni akan berkembang secara pesat.