Rincian Biaya Pajak Pembelian Rumah Yang Wajib Diketahui!

Membeli rumah tentu harus mengeluarkan biaya yang terbilang banyak. Ketika sudah mengumpulkan uang dan sudah mendapatkan tipe rumah dari properti sesuai dengan impian sejak lama, perlu diketahui pula bahwa anda tidak hanya harus mengeluarkan pembelian rumah saja. Anda harus tahu bahwa ada pajak pembelian rumah, yang rincian biayanya tidak sedikit.

Biaya-biaya untuk pajak pembelian rumah dimulai dari biaya pengurusan dokumen sampai biaya pajak beli rumah, yang umumnya ditanggung oleh kedua belah pihak. Berikut ini akan dijelaskan biaya dan juga pajak pembelian rumah, untuk Anda yang baru pertama kali ingin membeli rumah.

1. Biaya Pembuatan Akta Jual Beli

Yang pertama Anda harus menghitung biaya pembuatan Akta Jual Beli atau disingkat AJB. Akta ini menyatakan bahwa pihak penjual memang bersedia menjual rumah dengan harga yang disepakati kepada pembeli. Umumnya biaya AJB yang harus dibayarkan adalah bernilai 1% dari nilai transaksi.

Untuk biaya ini biasanya ditanggung oleh pihak pembeli namun ada juga ketentuan AJB ditanggung bersama tetapi harus ada kesepakatan terlebih dahulu. Apalagi untuk pembelian rumah dengan nilai transaksi yang cukup besar.

2. Biaya Cek Sertifikat

Yang kedua ada biaya cek sertifikat yang masuk kategori biaya pajak pembelian rumah. Mengecek sertifikat sangat penting untuk mengetahui keaslian sertifikat di mata hukum, sehingga nantinya di masa depan tidak akan terjadi yang namanya sengketa. Sengketa ini tentu saja akan menyebabkan hunian anda jadi bermasalah. Untuk biaya cek sertifikat ini tergolong cukup terjangkau yaitu di angka 100 ribuan.

Karena harganya yang terjangkau, maka tidak ada salahnya untuk melakukan pengecekan legalitas sertifikat atau dokumen Anda sebelum transaksi. Jangan menyepelekan hal ini jika tidak ingin terjadi masalah dengan rumah Anda di masa depan.

3. Biaya Balik Nama Sertifikat

Selanjutnya ada yang namanya pajak pembelian rumah yang meliputi biaya untuk melakukan prosedur balik nama. Namun ini dikhususkan bagi Anda yang membeli rumah dari pemiliknya langsung. Membeli rumah dari developer maka tidak akan mengurus biaya balik nama sertifikat ini. Umumnya biaya yang harus dibayarkan adalah sekitar 2% dari nilai transaksi atau merujuk dari peraturan pemerintah daerah.

4. BPHTB

Anda sebagai pembeli juga wajib menyisihkan dana untuk Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan atau BPHTB. Pajak ini biasanya ditanggung oleh pembeli rumah dan sifatnya wajib dibayarkan untuk perolehan atas hak tanah dan bangunan. Untuk biaya BPHTB yaitu sebesar 5% dari harga jual lalu dikurangi dengan Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak atau NPOPTKP.

Itu tadi penjelasan seputar dana apa saja wajib Anda keluarkan ketika ingin beli rumah, sehingga nantinya Anda tidak akan kaget ketika beli rumah. Bahwa tidak hanya perlu menyiapkan biaya pembelian rumah saja tapi juga pajak pembelian rumah. Untuk Anda yang sedang membeli rumah dan membutuhkan developer yang tepat supaya tidak kerepotan memilih rumah yang tepat, maka bisa mengandalkan Intiland.

Intiland merupakan perusahaan atau developer yang melayani kebutuhan masyarakat tidak hanya untuk tempat tinggal saja tapi juga gedung, perkantoran, kawasan industri dan masih banyak lagi. Adapun Intiland sudah mengembangkan banyak gedung ikonis dan juga membangun kawasan pemukiman prestisius dan ramah lingkungan di kota-kota besar. Intiland membangun berbagai gedung, tidak hanya di Jakarta saja tapi juga Surabaya dan mungkin akan dikembangkan ke berbagai wilayah lainnya di Indonesia. Untuk informasi lebih lengkap Anda bisa langsung kunjungi website intiland.com.